Postingan

Menampilkan postingan dengan label Penulis : Hananingsih Widhiasri

KONSTELASI PERUBAHAN

Keluarga sering menjadi pilihan pertama sebagai objek yang layak dibahagiakan dalam hidup kita, meski kadang dikalahkan oleh datangnya wujud lain yang membuat kita terobsesi. Hal-hal yang erat kaitannya dengan keluarga menurut penilaian masyarakat, adalah hasil dari sebuah jalinan kekeluargaan tersebut, maka muncul istilah "bibit, bobot, bebet", namun terdengar pudar di era sekarang dengan kekuatan " everybody have a change" .  Ya, "setiap orang memiliki perubahan" adalah sebuah magical words. Aku sering menggunakannya, mungkin kita adalah pengguna setianya. Coba kita ingat dan syukuri adanya, bahwa kalimat itu menyelamatkan beberapa peristiwa dalam hidup kita, misalnya ketika kita berdebat dengan seseorang yang terus-menerus menyalahkan diri kita hingga pada akhirnya kita berkomitmen untuk hal yang lebih baik kemudian mengucapkan kalimat tersebut sebagai closing statement , atau saat kita putus asa dengan kehidupan kita yang " young, dumb and br...

KOLABORASI PEBISNIS DAN PEMBERI PENGARUH

Beberapa hari lalu, aku menghabiskan malam dengan menonton film Lion King, dilanjutkan dengan Alladin. Kedua film ini belum pernah aku tonton sebelumnya, namun memberikan kesan yang baik. Aku menyukai kedua film ini, banyak adegan-adegan dan percakapan yang bisa dijadikan kutipan untuk selalu diingat, dalam film Lion King misalnya, ada kalimat "Hakuna Matata" dijelaskan pula artinya adalah "don't worry" atau "jangan khawatir", pun dalam film Alladin "Aku tidak miskin, Tuan. Lihatlah sisiku yang lain" juga kiasan "berlian kasar" yang digunakan Jafar untuk menggambarkan sosok Alladin, dalam penangkapanku arti dari berlian kasar adalah seseorang dari kasta rendahan yang memiliki jiwa pemberani, cerdik, cekatan, tulus, jujur dan berperikemanusiaan tinggi. Pada masa ini, kita banyak menemukan orang-orang muda yang berpenghasilan cukup besar melebihi jangkauan penilaian kita terhadap usianya. Dalam penilaian orang-orang masa kini, ana...

PUASA DALAM KEPUASAN

"Tinggal di Indonesia adalah sebuah takdir, aku tidak bisa memilih tubuhku akan dilahirkan dimana, namun aku bisa memilih jiwaku akan pergi kemana." Aku ingin mengajakmu untuk tidak memikirkan kepergian itu selalu menuju ke suatu tempat, tapi ubahlah pergi menjadi kepergian jiwa satu ke jiwa yang lain. Setelah itu, jika kita pergi dan memikirkan jiwa, maka yang tumbuh dalam pikiran kita adalah sebuah penilaian terhadap diri sendiri (self reminder) ; bagaimana kehidupan kita, pola pikir kita, seberapa banyak kesalahan yang pernah kita perbuat, dan beberapa waktu kemudian akan muncul injeksi abstrak tentang penebusan jiwa yang salah tersebut. Bukan baru-baru ini Indonesia mengalami banyak musibah. Media massa memanfaatkan responden yang di era sekarang lebih aktif, ganas, rakus, bahkan radikal, untuk menaikkan potensinya sebagai penyampai berita hangat, terkini, dan terpopuler. Orang-orang jaman dulu menerima berita tidak secepat dan sepraktis sekarang, bahkan "kaum n...

RANCANGAN TUHAN MENGENAI BUDAYA DAN BUDIDAYA MANUSIA

Seiring berkembangnya waktu, manusia banyak mengalami perubahan dalam berbagai macam aspek, yang tidak berubah adalah budaya. Budaya terus menerus dipakai dari generasi a sampai z, bisa dalam lingkungan terkecil manusia (keluarga, masyarakat, sekolah, dst) hingga lingkungan universal, artinya dunia yang kita tinggali ini sudah memiliki budaya dari asal mula terbentuknya. Kita tahu bahwa kakek moyang kita Adam beserta nenek moyang kita Hawa, dikisahkan sebagai sepasang manusia pertama di dunia, mereka diciptakan dengan kekuatan hati dan pikiran yang kuat, mereka dapat berbicara dengan binatang (mungkin karena intuisi yang kuat) dan selalu mendapat inovasi baru terhadap temuan mereka; misalkan membuat baju, menciptakan cahaya, dan lainnya, dari sini kita dapat menemukan bahwa budaya kita berpikir dan berkomunikasi dengan binatang berasal dari peradapan manusia pertama. Bahkan di masa sekarang, berbicara dengan binatang meskipun kita tidak pernah bisa menerjemahkan bahasa binatang den...

DILEMATIS

Malam ini saya mengunjungi agenda makan malam bersama teman-teman, bisa dikatakan hubungan saya dan teman-teman cukup dekat jadi kami merasa bahwa perbincangan menuju ke ranah-ranah pribadi adalah hal yang biasa. Pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul dalam obrolan pribadi kami adalah mengenai hubungan dengan pasangan dan perencanaan masa depan. Setelah semua obrolan selesai, perasaan-perasaan dilematis selalu datang dengan cepat kepada orang tipe melankoli sepertiku. Dilematis akan suatu hal yang pada awalnya sudah sangat yakin menjadi berkurang keyakinannya hanya karena mendengarkan cerita dan pengalaman orang lain, padahal belum tentu pula terjadi pada diriku sendiri. Entahlah, Tuhan merancang hati manusia serapuh menggenggam pasir di pantai, agar manusia ciptaannya merasa memerlukan Dia yang Maha Baik, Maha Penghibur, dan segala macam Maha di dunia.

SALAM GELISAH

Malam sudah larut. “Waktunya tidur Han…” kata hatiku dalam sebuah usaha menuju kebaikan. Tapi Jiwa ini masih ingin menuliskan jejak kegelisahan, pikiranku berputar dan bertamasya ria menuju relik optimis, separatis, rasial, dan juga yang paling menang diantaranya yaitu pesimis. Aku ingin bercerita ketika aku memulai dengan semangat positif yang membara, tiba-tiba padam begitu cepat karena ulah jiwa skematis ini. Hari ini sudah aku rencanakan begitu matang melalui proses negosiasi yang panjang dengan diriku yang lain. Aku mulai mengetik beberapa lembar permulaan   menjadi sebuah konsonan silabis. Sungguh itu hanya berlangsung sebentar, kemudian aku mengharapkan sesuatu yang mustahil kepada-Nya, demikian “Tolong beri saya pemikiran yang simpel, untuk 6 bulan ke depan”. Akhirnya, aku sedikit menelaah kaum kolot yang katanya makin sedikit populasinya di Indonesia, dalam pandanganku mereka selalu damai walaupun dipermainkan berbagai macam polemik buatan kaum eksekutif. Kun...

MENGAKHIRI COBAAN BANGSAT

Basi sudah berulangkali usai sudah berulangkali mulai pada banyak kesempatan yang kamu berikan pada banyak peluang yang aku ciptakan Hari ini benar benar selesai semua yang kita alami semua yang kita lalui Sayang, sekarang aku memahami bahwa tidak ada keajaiban  dalam kisah ini aku menunggumu dengan sepenuh hati memberikan kebahagiaan yang aku harapkan  jarang sekali kudapatkan darimu kamu kuat dengan idealisme yang tumbuh dari lingkunganmu sendiri tanpa memahami bagaimana lingkunganku kamu selalu ingin aku menjadi sesuai pikiranmu sedang aku menyuruhmu saja enggan  sedang aku meminta bantuan padamu saja harus banyak pikir Aku sering berusaha membuatmu bahagia Bagaimanapun kondisiku, sekecil apapun keberadaanku aku selalu memiliki niat membuatmu bahagia, memberi bunga, memberi hadiah-hadiah kecil walaupun tak banyak nilainya Tapi kamu? lagi lagi alasan "tidak punya uang, tidak punya apa apa, ada hal lain yg lebih membaha...

PAHALA

Saya mengenal beberapa kawan dengan jiwa dan kepribadian masing-masing. Salah satu diantara mereka membuat saya selalu mengakumulasikan sesuatu, dimana kesalahan dan kebaikan bisa dihitung dan bisa disentuh (artinya dilakukan dengan kesadaran yang lebih dahulu disiapkan). Sebelumnya, saya tidak memikirkan bagaimana saya berkebaikan pun juga berkejahatan. Saya melakukan berdasarkan waktu, tempat, dan situasi dimana saya berada.  Benar, yang saya maksudkan adalah soal "pahala". Semua agama mengenal adanya "pahala", dalam Hindu dan Buddha bisa disamakan dengan hadiah pertanda atau pengumpulan karma baik,  Penganut Buddha mengacu kepada  wacana  Sang  Buddha , di  mana  phala  dari kehidupan yang kontemplatif diurai secara rinci, terutama dalam  Samaññaphala Sutta  (DN 2).   Penganut Hindu dan para  yogi  mengacu kepada  Yoga Sutra  dari  Patanjali  untuk penguraian  phala  dalam  y...

SEKULER

Menjadi sesuatu yang kau inginkan adalah hal yang menjengkelkan. Aku harus meninggalkan hal sekuler dalam dunia yang semakin menggoda.

UTUH YANG RAPUH

Dewi hanya ingin bebas; bersama Dewa yang dipenjara perasaan ingin memiliki Dewi seutuhnya; sedang dia tahu Dewi serapuh pasir yang akan tetap jatuh walau tergenggam erat.

JALAN PIKIRAN

Suara apa itu di atas sana? Aku mendengar seperti kerikil jatuh dari langit, kemudian pikiranku berjalan-jalan di dalam sini; bertemu dengan "apakah tikus?" "apakah kucing?" bahkan "apakah benda dan unsur mistis?"

SAYA DAN AKU

Ini adalah keresahan. Dia didalam, dan bergemuruh. Tuhan sangat jauh jika aku sadar betapa dekatnya hasrat dan segala misteri cinta antara laki-laki dan perempuan. Aku manusia lemah yang mudah hanyut dalam ekses jiwa yang tertawa bahagia pun menangis sedih. Aku sulit menjelaskan betapa hati ini untuknya, namun saya sudah berkhianat. Saya dan Aku adalah dua karakter berbeda.

ANGKASA RAYA DAN BUMI

Pada hari kelahirannya yang ke 21, Raya menyempatkan diri untuk mengunjungi makam orangtuanya yang sudah meninggal 3 tahun yang lalu. Makam tidak terurus penuh dengan dedaunan kering berserakan, bunga tabur yang sudah ikut menjadi tanah, dan belum dibuat monumental diatasnya. Lantas, mengapa Raya membiarkannya begitu saja? baru hari ini sejak kematian orang tuanya, ia kembali menengok kuburan itu. Bumi adalah seorang pemuda yatim piatu, tinggal dalam asuhan yayasan miskin di sebuah kabupaten yang jauh dari kota, ketika berusia 19 tahun dia mulai bosan dengan rutinitas kehidupannya yang dirasa penuh tekanan dan terbatas dengan aturan pun terbatas finansial dan terbatas pula dengan perasaan iba. Bulan Ramadhan, adalah kesempatan bagi sebagian besar umat beragama islam untuk mempercantik dan mengumpulkan amal ibadahnya. Yayasan, panti asuhan, pondok pesantren, panti jompo, dan tempat-tempat kumpulan orang lemah, miskin, tersingkir, difabel lainnya menjadi sasaran empuk ladang amal. M...

JATUH CINTA KEPADA YANG TEPAT

Hari kemarin bisa menjadi sebuah kidung atau elegi. Semuanya tergantung pada kondisi hati dan kemapanan dalam berlapang dada. Bagiku, seorang gadis 22 tahun yang memiliki kapasitas ‘kurang’ dalam hubungan asmara, semua kisah masa lalu hanya bisa ditertawakan dengan rasa skeptis untuk mengulang kembali kisah yang sama ataupun dengan orang yang memiliki tipe kepribadian yang sama. Mengingat sesuatu yang indah mungkin sudah pekerjaan hormon dopamin dari biologis kita meski muncul pasang surut, pertemanan yang dijalin sedemikian harmonis ataupun berada dalam lingkungan dengan selera humor tinggi sangat membantu meningkatkanya. Beberapa waktu lalu, saya sedang terkesan dengan seorang laki-laki dewasa. Sebuah perjumpaan yang tidak terduga, seperti kutipan film The Brand New Testament “sesuatu yang tak terduga datang dari orang-orang tak terduga” . Kami adalah manusia yang sama-sama ingin selalu berusaha menanam kebaikan, atas dasar hal tersebut munculah sebuah alfa dari kisah salin...

ANA NING ASIHING SANG WIDHI INGKANG ASRI

mereka bernyanyi merdu melantun pelan namun hampa semua merindukan kekasihnya dalam kening bukan dalam hati Hana adalah namaku yang dulu, sekarang aku dipanggil sebagai Ningsih semenjak aku tinggal bersama Ibu Markonah. Beberapa Minggu lalu aku tidak ingat lagi orang-orang yang sudah aku kenal ataupun orang-orang yang mengenalku. Ada seorang pemuda berkata bahwa aku sudah melakukan tindakan bodoh, katanya lagi aku sudah menyuruh seseorang dengan sengaja untuk menghipnosisku agar aku bisa melupakan masa lalu yang kuanggap kelam dengan tujuan memperbaharui hidup.  Usaha itu berhasil, sekarang aku tidak mengenal siapapun yang dahulu, bahkan aku lupa namaku, orangtuaku, saudara-saudaraku. Sepilang dari situ aku juga menjadi ling lung, satu orang penjahat datang padaku merampok seluruh kepunyaanku, sebelum warga mengeroyoknya aku sudah mengalami luka kecil goresan pisau belati yang diayunkannya mengenai lengan kananku dan mendorongku hingga tersungkur ke tanah membawaku masuk d...

TAHUN PENGUMPULAN KARMA BAIK

Pagi ini sangat dingin, di desa ini aku terbangun dari tidurku merasakan debur angin Bulan Januari, hari kedua di tahun 2019. Rasanya semalam aku menuliskan resolusi untuk hari ini agar aku bisa bangun lebih pagi, mengepel lantai, mencuci piring, memasak, dan semua pekerjaan rumah tangga lainnya sudah beres sebelum Bapak dan Ibuku bangun dari tidurnya. Tapi, apalah hasilnya justru aku menjadi pemancing amarah Ibuku yang tidak suka jika anak perempuannya bangun siang. Memang kasur dan selimut yang hangat itu terlalu mendekapku erat-erat. Aku rasa, Ibuku adalah sosok Ibu Rumah Tangga yang cakap & professional. Pagi-pagi ia sudah menyiapkan teh hangat dan sarapan yang sudah siap di meja makan dan tidak pernah melebihi pukul 07.00 pagi. Saya juga paham betul, hal itu juga Ibu lakukan untuk memberi contoh kepadaku pabila nantinya menjadi seorang Ibu, sayangnya   aku tidak pernah bangun pagi lagi semenjak lima tahun tinggal tanpa Ibu alias melanjutkan pendidikan di Semarang. ...

MELANKOLIS

Beberapa hari lalu saya pulang ke kampung halaman dengan keadaan sehat, berumur 22 tahun namun tidak memiliki apa-apa, bisa di bilang tanpa daya dan kuasa, dengan demikian saya merasa sangat sungkan untuk menghadap orang tua dan orang-orang sekitar yang mengenalku dan menaruh harapan besar untukku.  Perkiraanku benar adanya, semakin dewasa semakin berat kehidupan yang harus di jalani. Belum lagi soal kondisi emosional mengenai perasaan, atau tekanan batin untuk segera hidup mapan dan sukses. Harapan semua orang memang demikian, tapi tidak banyak yang sadar akan garis kehidupan yang sudah diatur sebelum kita lahir. Orang-orang dengan ambisi dan optimismenya memang banyak kemungkinan untuk merubah nasib dari yang biasa menjadi luar biasa, dari pelayan mejadi pemimpin, dari entah berantah menjadi beradab, atau lain sebagainya.

SEMUA BAIK

Setiap hari, bertambah dewasa saya menyadari bahwa Tuhan sangat mengatur segala sesuatu yang datang dalam hidupku, dari hal-hal kecil, bahkan dari hal-hal yang aku lihat setiap milisecond semua sudah diatur. Aku bersyukur di anugerahi sebuah pertemuan dengan seseorang yang merubah pandangan hidupku menjadi berpikiran lebih maju dan berusaha memikirkan dasar atau intisari setiap hal yang ku alami. Tuhan selalu membuatku lebih baru dan baru lagi, aku jadi ingat kisah Nabi Muhammad SAW ketika masih kecil sempat di datangi malaikat Gabriel yang membelah dadanya menjadi dua, mengambil hatinya, membersihkannya, kemudian dikembalikan lagi kedalam tubuhnya. Itu adalah sebuah peristiwa yang mengerikan namun membantuku untuk mengerti, sama halnya ketika Tuhan mendatangkan orang-orang baru dalam hidupku, mereka memberikan isi baru dalam hati kita, hingga kita mampu dengan mandiri mencuci hal-hal buruk dari masa lalu dan hati kita kembali bersih dengan pengetahuan baik yang berhasil kita pilah d...

ARSIP SENIKU YANG SEDERHANA

Gambaran strereotip mengenai jenius kreatif yang mengonsumsi narkoba, mabuk dan berganti-ganti pasangan itu sudah basi. itu hanya untuk orang-orang yang ingin mati muda. Intinya: menjadi kreatif butuh banyak energi. Kamu takkan punya energi itu jika dihabiskan dengan hal lain. Saya sudah mulai tertarik dan mengenal seni sejak belasan tahun yang lalu, ketika saya kelas IV SD, entah mengapa waktu itu mendengar kata seni saja sudah membuat tertarik untuk menyimak atau menjalani lebih lanjut, seni pertama yang saya coba waktu itu adalah seni tari, memang ada ekstra kulikuler Seni Tari di sekolah, saya sempat mengikuti beberapa kali sebelum guru seni tari pindah, beliau mengatakan bahwa saya berbakat (itu adalah hal bahagia) dan berpesan pada saya agar mengikuti les atau kursus tari di tempatnya dengan registrasi Rp. 20.000,-. Keluarga serba kekurangan, apalagi waktu itu orang tua harus membiayai biaya sekolah dua saudaraku yang duduk di SMA dan SMP, tentu saya tidak berani meminta sejuml...

JUMAT

Ya Tuhan, Allah penyelamatku, siang malam aku berseru kepadaMu. Semoga doaku sampai kehadiratMu, dengarkanlah jeritan tangisku. Sebab hatiku tersesak kesusahan bertimbun-timbun, dan hidupku mendekati ambang maut. Aku dianggap sudah turun ke liang kubur, seperti orang kehilangan hayat. Di alam mautlah kediamanku, seperti orang yang mati terbunuh karena aku berbaring dalam kubur. Seperti orang yang tidak lagi Kau ingat, terpisah dari cintaMu. Kau campakkan daku ke lubang terdalam, ke tubir yang gelap gulita. Aku tertindih oleh amarahMu, dan keberanganMu melumpuhkan daku. Handai taulanku Kau jauhkan daripadaku Kau jadikan daku haran bagi mereka. Aku terkurung, tak dapat lolos, mataku kabur tersesak derita. Sehari-hari aku berseru kepadaMu, ya Tuhan, kepadaMu kutadahkan tanganku. Adakah Engkau berkarya bagi orang mati ! masakan arwah bangkit untuk memuji Engkau Adakah kasihMu dikisahkan dalam kubur, dan kesetiaanMu di daerah kebinasaan ! Adakah karyaMu yang agung...