Suara apa itu di atas sana? Aku mendengar seperti kerikil jatuh dari langit, kemudian pikiranku berjalan-jalan di dalam sini; bertemu dengan "apakah tikus?" "apakah kucing?" bahkan "apakah benda dan unsur mistis?"
Surat kabar beredar dengan cepatnya menggandakan berita bodoh tanpa fakta. Sumber dari satu redaksi yang di gandakan menjadi beratus-ratus lembar. Rempah-rempah dari Filipina, Malaysia dan India memang sangat langka dan harganya fantastis namun ilegal untuk masuk ke perairan Indonesia. Kami membawa 100 ton beratnya rempah produksi petani India yang bisa kami jual ke restoran-restoran yang menyajikan makanan Asian, dengan keuntungan besar. Jika di telusuri dengan lebih jeli, bisnis kami tidak kotor sedikitpun karena sama-sama menguntungkan dan tidak ada yang merugi baik pihak produksi, distributor, sanpai konsumen. Hanya saja peraturan di negara ini begitu menggairahkan untuk di bakar. Setelah beberapa tahun berbisnis secara ilegal, kekayaanku setingkat dengan pendapatan artis mahal di Hollywood. Rumah dimana-mana, bisnis properti lancar terkendali, banyak antek-antek yang bisa kusuruh sana-sini, kecuali dalam hal bisnis ilegal ini aku hanya mempercayai satu kawan lamaku yang begitu g...
Gambaran strereotip mengenai jenius kreatif yang mengonsumsi narkoba, mabuk dan berganti-ganti pasangan itu sudah basi. itu hanya untuk orang-orang yang ingin mati muda. Intinya: menjadi kreatif butuh banyak energi. Kamu takkan punya energi itu jika dihabiskan dengan hal lain. Saya sudah mulai tertarik dan mengenal seni sejak belasan tahun yang lalu, ketika saya kelas IV SD, entah mengapa waktu itu mendengar kata seni saja sudah membuat tertarik untuk menyimak atau menjalani lebih lanjut, seni pertama yang saya coba waktu itu adalah seni tari, memang ada ekstra kulikuler Seni Tari di sekolah, saya sempat mengikuti beberapa kali sebelum guru seni tari pindah, beliau mengatakan bahwa saya berbakat (itu adalah hal bahagia) dan berpesan pada saya agar mengikuti les atau kursus tari di tempatnya dengan registrasi Rp. 20.000,-. Keluarga serba kekurangan, apalagi waktu itu orang tua harus membiayai biaya sekolah dua saudaraku yang duduk di SMA dan SMP, tentu saya tidak berani meminta sejuml...
Ceriteranya, di Padepokan Negeri Semarang (seperti judul buku milik teman yang baru rilis) beberapa mahasiswa dengan sangat giat mencari dosennya dan bersikeras untuk menjalin hubungan yang baik agar mendapatkan nilai bagus atau motivasi tertentu, sebagian lagi berjalan dengan apa adanya, bersantai namun tetap bertanggunjawab dengan tugas-tugasnya, sebagian yang lebih minoritas lagi ada mahasiswa yang sering absen sampai tidak pernah masuk kuliah, karena jera dengan perlakukan menyudutkan atau pelajaran atau hal-hal lain (gono-gini) yang membuatnya menjadi semakin takut ketika harus berangkat mengikuti perkuliahan. Mungkin, bagi mayoritas akademisi hal ini bukan suatu masalah, dan mereka menyebutnya sebagai cambukkan bagi mahasiswa untuk maju dan berkembang. Tanpa memikirkan latar belakang atau kekuatan mental setiap orang yang berbeda-beda. Ketika saya mencoba memposisikan diri sebagai dosen yang tanpa disadari membuat mahasiswanya jera, saya juga tidak bisa berbuat banyak, toh yan...
Komentar
Posting Komentar